Showing posts with label Kabar Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahamah Kolaka. Show all posts
Showing posts with label Kabar Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahamah Kolaka. Show all posts

Sunday, October 4, 2015

Selamat Kanda Akmir, S. Pd.I, M. Pd. I dan Kanda Dirgahayu S. Pd.I

 

Pengurus Ikatan Alumni Santri Al Mawaddah Warrahmah Pusat Kolaka mengucapkan:

Selamat Kanda Akmir, S. Pd.I, M. Pd. I dan Kanda Dirgahayu S. Pd.I

Alhamdulillah
Wassholawatu ala sayyidina habibina syafiina Muhammad S. A. W

  "Semoga Allah menjadikan keluarga Mawaddah Warrahamah dan Sakinah, seperti bahtera kehidupan Nabi Adam dan siti Hawa, bagai Nabi Ibrahim dan siti hajar serta siti sarah, laksana Nabi Yusuf dan siti zulekha, semisal Sayyidina Nabi Muhammad, S. A. W dengan siti Khadijah Al-qubro dan siti aisyah ummul mukminin, dan menjadi penerus layar Sayyidina Ali karromallhu wajhu dan siti Fatimah"


Monday, June 22, 2015

Telah terbit: Jurnal Ilmiah Al Mawaddah


Publikasi karya ilmiah menjadi agenda penting bagi para akademisi, bukan hanya sebagai prasyarat semata tetapi hal tersebut juga dilakukan untuk masa depan bangsa Indonesia.  “Kalau hasil penelitian hanya disimpan di perpustakaan, siapa yang berminat untuk membacanya? Apalagi dengan tebalnya halaman yang ada. Bisa-bisa, mau membaca saja malas,” Prof. Dr. Pratomo Widodo.

Oleh karenanya  untuk menjawab masalah ini, STAI Al Mawaddah Warrahamah menerbitkan Jurnal Ilmiah Al Mawaddah, semoga dapat mendukung dunia pendidikan pada khususnya, dan kemajuan masyarakat pada umumnya. Penelitian-penelitian yang dilakukan oleh pihak civitas akademik diharapakn dapat dibaca oleh khalayak ramai, sehingga dapat diaplikasikan dalam sendi kehidupan, baik dalam regulasi pemerintah kabupaten Kolaka ataupun yang laiinya
Jurnal Ilmiah Al Mawaddah

Etsss, jangan salah sangka. Waktu saya posting foto jurnal ini ke media sosial, banyak teman yang bertanya, apakah jurnal ini sudah terdaftar, Saya jawab" iya dong, sudah ter-DAFTAR lah :-). Ini buktinya, silahkan cek di web lipi.



Penetapan Zakat Fitrah dan Fidya Ramadhan 1436 H. / 2015 Masehi untuk wilayah kolaka dan sekitarnya (Berdasarkan fatwa MUI Kab. Kolaka)

KEPUTUSAN FATWA
MAJELIS ULAMA INDONESIA KABUPATEN KOLAKA
Nomor : 007/Kpts-F-MUI/KLK/VI/2015
T E N T A N G
ZAKAT FITRAH & FIDYAH UNTUK WILAYAH KABUPATEN KOLAKA
TAHUN 1436 H. / 2015 M.
Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kolaka Setelah :
MENIMBANG : 1. Bahwa Zakat Fitrah adalah Zakat yang wajib disebabkan berbuka dan puasa Ramadhan, atas setiap diri muslim yang merdeka, baik buat dirinya maupun buat keluarganya yang menjadi tanggungannya seperti istri dan anak- anaknya, begitupun khadam yang mengurus urusan rumah tangganya.
2. Bahwa Zakat fitrah yang wajib dikeluarkan adalah yang dianggap makanan pokok.
3. Bahwa bagi orang yang tidak berpuasa, orang yang telah tua rentah, baik laki-laki maupun perempuan, orang sakit yang telah tidak ada harapan akan sembuh dan orang yang tidak mendapatkan lapangan pekerjaan selain dan yang mereka lakukan, maka kepada mereka diberikan rukhsah (keringanan).
4. Bahwa bagi mereka yang diberikan rukhsah (keringanan), sebagai tebusannya mereka diwajibkan membayar fidyah, yaitu memberi makan satu orang miskin tiap hari.
5. Bahwa dalil syar’i menetapkan takaran zakat fitrah dengan ukuran sha’, yakni alat takar yang berlaku dinegeri Arab, sedang kebiasaan umum masyarakat dikabupaten Kolaka menakar memakai liter, sehingga dipandang perlu untuk menetapkan kadar dan ukuran sha’ dalam takaran liter yang biasa berlaku di masyarakat kabupaten kolaka.
MEMPERHATIKAN : Pendapat, Usulan dan saran dari peserta rapat dalam sidang Komisi Fatwa yang dihadiri pula oleh Pengurus Harian Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kolaka, tanggal 28 Sya’ban 1436 H./ 16 Juni 2015 M.
MENGINGAT : 1. Firman Allah SWT :
۱

A r t i n y a :
Ambillah Zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan mereka, serta berdoalah untuk mereka, sesungguhnya do’a kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui.
(Qs. At Taubah : 103)
۲
A r t i n y a :
“… Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,”
(Qs. At Taubah : 34)
٣
A r t i n y a :
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana
(Qs. At Taubah : 60)
2. Hadist Rasulullah SAW.
a. Diriwayatkan Abu Daud, Ibnu Madjah dan Al Darul Quthny
dari Ibnu Abbas ia berkata :
١ـ ﻓﺮﺾﺮﺳﻮﻝﺍﷲ ﺻﻠﻰﻋﻠﻴﻪ ﻭﺴﻠﻢ ﺯﻜﺎﺓﺍﻟﻔﻄﺭﻂﻬﺮﺓ ﻟﻠﺻﺎﺌﻢﻤﻥﺍﻟﻟﻐﻮﻭﺍﻟﺮﻓﺚ ﻭﻄﻌﻤﻪ ﻠﻠﻣﺴﺎﻜﻴﻦ ﻤﻦﺃﺪﺍﻫﺎﻘﺑﻞﺍﻠﺻﻼﺓ ﻓﻬﻲﺯﻜﺎﺓﻣﻘﺒﻮﻟﺔﻮﻣﻦﺃﺪﺍﻫﺎﺑﻌﺪﺍﻠﺼﻼﺓ ﻓﻬﻲﺻﺪﻗﺔﻣﻦﺍﻠﺻﺪﻗﺎﺕ
A r t i n y a :
“Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat untuk pensuci orang yang berpuasa dari segala perbuatan keji dan sia – sia dan untuk menjadi makanan bagi orang miskin, Barang siapa menunaikannya sebelum shalat, maka menjadilah ia zakat yang diterima. Dan barang siapa menunaikannya sesudah shalat menjadi lah ia suatu sedekah saja” ( HR. Abu Daud, Ibnu Madja dan Al Darul Quthny )
b. Diriwayatkan Oleh Ibnu Umar ra.
٢ـ ﻓﺭﺽﺮﺳﻮﻞﺍﷲ ﺻﻠﻰﺍﷲﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺯﻜﺎﺓﺍﻠﻔﻃﺮﺼﺎﻋﺎﻤﻦﺗﻣﺮﺃﻮﺻﺎﻋﺎﻤﻦﺷﻌﻴﺮﻋﻠﻰ
ﺍﻠﻌﺒﺪﻭﺍﺤﺮﻮﺍﻠﺫﻜﺮﻭﺍﻷﻨﺜﻰﻭﺍﻠﺻﻐﻴﺭﻭﺍﻠﻜﺒﻳﺭﻤﻥﺍﻠﻤﺳﻠﻤﻴﻦ
A r t i n y a :
“Rasulullah Saw telah mewajibakan zakat fitrah, yaitu mengeluarkan satu sha’ syair atas budak dan orang merdeka, laki – laki dan perempuan, kecil dan besar dari segenap orang Islam’
c. Diriwayatkan Al Darul Quthny dan Al Hakim dengan Isnad
yang Shahih, dari Ibnu Abbas ra. Berkata :
٣ ـ ﺮﺨﺺ ﻠﺷﻴﺦ ﺍﻠﻜﺒﻴﺭﺃﻦ ﯿﻔﻄﺮ ﻭﻳﻄﻌﻢ ﻋﻦ ﻜﻞ ﻣﺴﻜﻴﻨﺎﻮﻻﻘﺿﺎﺀﻋﻠﻳﻪ ﻭﻓﻰﺮﻭﺍﻳﺔﺍﻠﺒﺨﺎﺭﻯﻋﻦﻋﻃﺎﻘﺎﻞﺇﺒﻦ ﻋﺒﺎﺲﺍﻠﺷﻴﺦﺍﻠﻜﺒﻳﺮﻭﺍﻠﻣﺭﺃﺓﻤﻜﺎﻦﻜﻞﻴﻮﻢﻤﺴﻜﻴﻨﺎﻮﻜﺎﻨﻮﺍﻴﻤﻠﻜﻭﻦﺍﻠﻔﺪﻴﺔ
ﻮﺍﻟﺤﺑﻠﻰﻮﺍﻠﻤﺭﺿﻊﺇﺬﺍﺨﺎﻔﺘﺎ…ﻮﺍﻠﻣﺮﻴﺽﺍﻠﺬﻯﻻﻳﺭﺟﻰﺒﺮﻭﻩ
ﻋﻠﻰﺃﻨﻔﺴﻬﺎﻭﺃﻭﻻﺪﻫﺎﺃﻓﻂﺮﺘﺎﻭﻋﻠﻴﻬﻣﺎﺍﻠﻔﺪﻴﺔ ﻮﻻﻗﻀﺎﺀﻋﻠﻴﻬﺎ
A r t i n y a :
Diberikan keringanan bagi orang tua yang lanjut usia untuk berbuka dan untuk setiap harinya hendaknya memberi makan seorang fakir miskin dan tak perlu mengqadha. Dalam riwayat Bukhari dari ‘Atha ibnu Abbas berkata : ‘Bagi Orang Tua yang lanjut usia, baik laki – laki maupun wanita yang telah tidak sanggub berpuasa hendaknya memberi makan seorang fakir miskin untuk setiap hari, begitupun orang sakit yang tidak ada harapan akan sembuh lagi… demikian pula bagi wanita hamil dan menyusukan anak’ jika mereka khawatir akan dirinya dan keselamatan anaknya” mereka boleh berbuka dan membayar fidyah dan tidak perlu mengqadha puasa yang ditinggalkan”.
( HR. Al Darul Quthny dan Al Hakim)

M E M U T U S K A N
MENETAPKAN : FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA KABUPATEN KOLAKA TENTANG ZAKAT FITRAH DAN FIDYAH TAHUN 1436 H. / 2015 M.
Pertama : Kadar Zakat fitrah sebagai berikut :
1. Satu Sha’ beras sama dengan (+ 3,5 Liter bumbung) atau ( + 4 liter rata) beras perjiwa bagi orang yang mengkonsumsi makanan pokok beras atau dinilai beras perliter sejumlah Rp. 7.500,- (Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah) dan jumlah yang harus dikeluarkan perorang sebesar Rp. 30.000,- (Tiga Puluh Ribu Rupiah).
2. Satu Sha’ Sagu (+ 3,5 Liter) Sagu bagi orang yang mengkomsumsi makanan pokok sagu, atau dinilai sagu perliter Rp. 5.000,- (Lima Ribu Rupiah) dan Jumlah yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 20.000,- ( Dua Puluh Ribu Rupiah).
3. Satu Sha’ Jagung (+ 3,5 Liter) jagung bagi orang yang mengkonsumsi makanan pokok jagung, atau dinilai perliter Rp. 4.000 (Empat Ribu Rupiah ) dengan uang sebesar Rp. 16.000,- (Enam Belas Ribu Rupiah ).
Kedua : Kadar Fidyah.
Kadar Fidyah adalah 1 (satu) mud (0.675 gr.) makanan Pokok, dinilai dengan uang standar makan yang mengenyangkan sebesar Rp. 35.000,- (Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah) - perhari X Jumlah hari yang tidak dipuasai karena adanya uzur syar’iyah dan penerima fidyah diperuntukan kepada bagi orang miskin yang berpuasa dan rajin beribadah..
Ketiga : Prosentase Pembagian dan Pendistribusian zakat Fitrah
1. 50 % Untuk Fakir Miskin di desa / Kelurahan setempat
2. 5 % Untuk Muallaf
3. 5 % Untuk Ibnu Sabil
(Apabila asnaf nomor 2 dan 3 tersebut diatas, kedua – keduanya atau salah salah satunya tidak terdapat pada wilayah desa/Kelurahan yang bersangkutan maka porsi pembagiannya ditambahkan kepada bagian fakir miskin pada nomor 1 (satu) diatas sehingga menjadi 55 % atau 60 %).
4. 20 % Untuk Sabilillah yaitu Imam masjid / surau, penjaga & perawat masjid /surau guru ngaji / TPQ, Guru–guru agama yang tidak memperoleh gaji / penghasilan tetap.
5. 20 % Untuk Amil / Panitia Zakat
Dengan ketentuan, bahwa prioritas pembagian diperuntukkan kepada asnaf fakir miskin, maka bahagian asnaf sabilillah maupun asnaf amil boleh kurang dari 20 % dan tidak dibenarkan lebih dari 20 % sebagai bagian maksimal.
Keempat : Ketentuan ketentuan Khusus yang berkaitan dengan fidyah :
1. Bagi orang tua renta (lanjut usia) baik laki–laki maupun perempuan yang tidak mampu lagi berpuasa karena kondisi fisik yang sangat lemah, juga orang–orang yang sakit yang tidak ada harapan akan kesembuhannya, maka baginya boleh berbuka (tidak berpuasa) dan cukup membayar fidyah dan tidak wajib mengqadha’ (mengganti) puasa yang ditinggalkan.
2. Bagi Ibu Hamil dan atau menyusui yang dikhawatirkan / terancam kesehatan diri dan anaknya jika ia berpuasa, maka boleh baginya berbuka (tidak berpuasa) cukup baginya dengan membayar fidyah dan tidak wajib mengqadha (mengganti) puasa yang ditinggalkannya.
3. Bagi Ibu Hamil dan atau menyusui yang dikhawatirkan / terancam kesehatan anaknya saja jika ia berpuasa, maka boleh baginya berbuka (tidak berpuasa) Wajib baginya dengan membayar fidyah dan wajib pula mengqadha (mengganti) puasa yang ditinggalkannya dihari – hari yang lain diluar bulan Ramadhan.
4. Bagi Ibu Hamil dan atau menyusui yang dikhawatirkan / terancam kesehatan dirinya saja jika ia berpuasa (tidak terancam anaknya), maka boleh baginya berbuka (tidak berpuasa) wajib baginya mengqadha (mengganti) puasa yang ditinggalkannya dihari – hari yang lain diluar bulan Ramadhan dan tidak wajib baginya membayar fidyah.
5. Bagi Pekerja berat / buruh kasar yang tidak dapat mendapatkan makanan untuk diri & keluarganya yang kalau tidak bekerja akan terancam hidupnya dan tidak digaji oleh pemerintah dan dia bekerja terus.
C a t a t a n :
- Penentuan besaran jumlah Zakat Fitrah berdasarkan tingkatan jenis komsumsi bahan pokok masing-masing muzakki
- Penentuan adanya uzur (ancaman kesehatan bagi ibu hamil dan atau menyusui) harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh ahli medis (dokter).
- Fidyah hanya diperuntukkan kepada fakir miskin yang berpuasa dan senantiasa beribadah (melaksanakan shalat) tidak boleh dibagikan kepada asnaf (kelompok penerima) zakat lainnya.
Kelima : Ketentuan - ketentuan yang lain yang harus diperhatikan :
1. Bagi Muzakki (Orang wajib berzakat) yang menunaikan zakat fitrah melalui amil (panitia zakat fitrah) dihimbau agar penyerahannya kepada panitia zakat segera mungkin sejak awal bulan ramadhan.
2. Amil (Panitia zakat fitrah) berkewajiban menyelesaikan pembagian zakat fitrah yang dikelolanya dan pendistribusian atau penyalurannya kepada asnaf-asnaf yang berhak menerimanya harus selesai (habis dibagikan) selambat - lambatnya sebelum khatib berkhutbah pada hari idul fitri.
3. Amil yang berhak mendapat bagian zakat adalah amil yang aktif bekerja dalam proses penerimaan/ pemungutan dan pendistribusian zakat fitrah.
4. Apabila terjadi penyimpangan terhadap ketentuan pada poin (2) tersebut seperti zakat masih tertimbun/tertahan baik ditangan amil maupun pihak lain yang terkait dalam pengelolaan zakat fitrah dan belum dibagikan sampai pada saat khatib berkhutbah Idul fitri, maka konsukuensi hukumnya zakat berubah statusnya menjadi sedekah biasa, tanggungjawab secara syar’i sepenuhnya ditanggung oleh amil dan atau pihak yang menahan/menyimpan .
5. Pembagian zakat fitrah kepada Asnaf Fakir Miskin diperhitungkan perjiwa (perindividu) bukan per –KK (Kepala Keluarga)
Keenam : Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan : Di Kolaka
Pada Tanggal : 28 Sya’ban 1436 H.
16 Juni 2015 M.


KOMISI FATWA MUI KOLAKA
K e t u a 
KH. M. ALIYAS NOKKE, S.PdI

S e k r e t a r i s
Drs. SYAMSUDDIN B, MA

MENGETAHUI ;
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kolaka
DR. KH. M. ZAKARIAH, MA.

Tuesday, June 2, 2015

AYO Mondok!

AYO Mondok!

Munawir Aziz*
Sejarah Islam Nusantara dan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran santri dan pesantren. Keduanya menjadi instrumen penting penyebaran agama. Catatan-catatan sejarah, semisal Ma Huan dan inskripsi makammakam di Jawa menyebut bahwa penyebaran Islam di Indonesia pada kisaran abad XI-XIV.
Pada titik inilah, Islam mulai menjadi bagian dari dinamika agama di Nusantara, yang terkait dengan gerak misi Buddha dan Hindu di Jawa dan Sumatra. Santri mulai mencatatkan sejarahnya ketika Walisongo menjadi juru dakwah dengan strategi damai.
Walisongo, yang merupakan misi keagamaan dan politik Ottoman kemudian b e r – jejaring dengan ulamaulama dari Campa dan India. Inilah yang menjadi model transformasi Islam ke seluruh Nusantara. Silang koneksi Ottoman, Arab, Tiongkok, India, dan Nusantara jadi bagian dari sejarah politik keagamaan di negeri ini. Hingga, proses lahirnya Islam Indonesia yang bertahan hingga kini dengan segenap variannya.
Politik Kebangsaan
Pada masa revolusi, jaringan santrikiai berperan penting memperjuangkan kemerdekaan dan melawan kolonial. Fatwa Jihad Kiai Hasyim Asyíari (1871-1947) pada 22 Oktober 1945 menggerakkan ribuan santri untuk berjuang bersama dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dan peristiwa Palagan Ambarawa (Bizawie; 2013). Lagi-lagi, peran sejarah santri ini tersisih dari naskah sejarah Indonesia modern. Lalu, bagaimana santri dimaknai dalam kontestasi politik saat ini? Kiprah KH Abdurrahman Wahid (19- 40-2009) menjadi penanda penting.
Gus Dur yang meneruskan jejak perjuangan ayahanda (KH Wahid Hasyim, 1914-1953) dan kakeknya, tampil sebagai santri yang tidak hanya menguasai pengetahuan agama tapi juga berhasil mentransformasikan ilmunya dalam strategi politik kebangsaan. Peran sejarah santri sering dipinggirkan dalam wacana pengetahuan ataupun politik penguasa. Pada era Jokowi-JK, santri dan komunitas pesantren dapat menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menerjemahkan konsep revolusi mental.
Dalam tradisi santri, revolusi mental bergerak secara dinamis tanpa terjebak pada isu-isu ideologis. Revolusi mental sudah jadi bagian dari tradisi sejarah santri, dengan perlawanan kontinu terhadap kolonialisme ataupun upayaupaya yang menghancurkan bangsa. Santri juga bisa menjadi agen untuk menebar Islam yang ramah dan mengampanyekan Islam yang rahmatan lil lamin.
Di titik ini, risiko akibat gesekan ideologi antarkelompok Islam ataupun ideologi lintas agama bisa diredam. Gerakan #AyoMondok yang diinisiasi RMI dan jaringan pesantren di negeri ini perlu didukung sebagai langkah strategis berkontribusi dalam sistem pendidikan nasional. (10)
*Munawir Aziz, Koordinator Media dan Informasi Rabithah Ma’- ahid Islamiyyah (RMI, asosiasi pesantren NU) Jawa Tengah, peneliti tentang Islam Nusantara

Friday, April 17, 2015

Kabar Pondok (VIII): Santri Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah mengikuti seleksi beasiswa kuliah S-1 ke Jepang

Alhamdulillah, syukur dan senang dapat informasi bahwa dua orang santri Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah dapat mengikuti seleksi beasiswa untuk dapat kuliah s-1 di jepang. Kami Ikatan Alumni Santri Al Mawaddah Warrahmah mendoakan yang terbaik buat adinda Asri Mawaddah (Adik dari salah satu teman IKAS PPAW Saudari Failal Ulfi, Mowewe) dan Maulvi Inayat Ahmad Tanaka (Anak dari salah satu pembina IKAS PPAW Ust. Dr. Ahmad Tanaka, M.Pd). Semoga Lolos dan diberikan yang terbaik oleh Allah, Aamiin.
"Tuntutlah ilmu walau neger china"... Ya betul sekali,, Jepang-kan tetanggaan dengan china hehehe :-)

Tuesday, April 14, 2015

Kabar Pondok (VII): Kadis KOPERINDAG kab. Kolaka sebagai Tim Penilai Kualitas Kerja Amaliah Mahasiswa STAI Al Mawaddah Warrahmah

 Dalam rangka peningkatan mutu kualitas mahasiswa maka pihak kampus melakukan Kuliah Kerja Amaiyah Profesi di berbagai perusahaan seperti PT. Bosowa Makassar, dan Asuransi Syariah Takaful. Harapannya, mahasiswa dapat paham tentang sistem kerja ekonomi syariah di tengah masyarakat, sehinnga tidak kaku ketika akan memulai pengabdian dan pendampingan masyarakat dalam pembangunan sistem ekonomi masyarakat syariah nantinya.

Bertempat di gedung rektorat lantai 1 Rabu, 8 April 2014 STAI Al Mawaddah Warrahmah Kolaka. DR. Asmani Arif, SE, M.Si. Kepala Dinas KOPERINDAG kab. Kolaka memberikan penilaian Presentase mahasiswa kuliah kerja amaliyah profesi, Program Studi Ekonomi Syariah. Selain dari Pihak Pemerintah, hadir juga pihak praktisi dari Bank Muamalat Indonesia.
DR. Asmani Arif, SE, M.Si. Kepala Dinas KOPERINDAG kab. Kolaka (Kiri gambar)

Dari Sekolah Tinggi menuju Institut Al Mawaddah Warrahmah


"Setiap Permulaan itu memang sulit", "Ketika pohon kelapa semakin tinggi, maka semakin kuat angin akan menerpanya", "Tapi semua itu akan mudah ketika, kita mendekat ke yang punya semua itu (Allah)".

Itu berbagai nasehat, yang admin dapatkan dari Syekh Ma'had Al Mawaddah Warrahamah selama mondok. Beberapa bulan yang lalu admin sedang di jakarta mengurus Program Pengabdian Pasca Lulus di Direktorat PD PONTREN KEMENAG RI, Allah menunjukkan kuasanya untuk dapat bertemu dengan Syekh Ma'had dan azatiz lainnya.
Beliau semua, berkunjung ke Kantor KEMENAG RI dalam rangka Alih Status Sekolah Tinggi Al Mawaddah Warrahamah menjadi Institut Al Mawaddah Warrahamah. Alih status ini menurut Syekh Ma'had adalah upaya peningkatan kualitas instititusi pendidikan tinggi agama islam bernuansa rahmatan lil alamin, dengan alih status ini diharapkan bertambah pilihan program studi terintegrasi nantinya di kolaka. Dalam periode ini, sebut saja Pendidikan Agama Islam, dan Ekonomi Syariah menjadi primadona kampus yang baru berdiri ini. Usaha peningkatan mutu ini, tidak hanya sampai alih status, tetapi penjaminan mutu pendidikan dapat dilihat dari upaya Pihak Kampus untuk dapat memperoleh Akreditas B untuk semua program studi yang dimiliki. Memang tidak mudah memang, tapi kata syekh ma'had " Kalau Allah yang mau, Insya Allah ada jalan"

Dari kiri ke kanan : Ust. Masry Daman, S. EI, MA (Ketua Prodi Ekonomi Syariah), Dr. K. H. M. Zakariah, MA (Ketua STAI Al Mawaddah Warrahmah/Pinmpinan Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah), dan Dr. Ahmad Tanaka, M. Pd (Pembantu Ketua I Bidang Akademik dan Penelitian)

Kabar Pondok (VI): AKB H. Muhajir Al Muraj, SH dalam acara " Silaturrahmi dan sosialisasi keamanan berkendaraan"

Doa kami "Semoga Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah selalu diberkahi Oleh Allah SWT"

Beberapa hari yang lalu, admin telah mendapatkan kabar bahwa ada kunjungan  AKB H. Muhajir Al Muraj, SH, sebenarnya beliau adalah sosok yang dekat dengan pondok. Semoga dengan kunjungan beliau membawa manfaat kepada khalayak ramai.







Thursday, April 9, 2015

Kabar Pondok: Dibuka Pendaftaran Santri Baru Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah, Kolaka - Sulawesi Tenggara

Dari pondok ini saya mengenal Islam yang damai dan toleran smile emoticon.
Insya Allah lulusannya bisa bersaing.
Alumni kami ada di Chungnam National University Korea Selatan, Universitas Islam Madinah, Universitas Al Azhar Kairo, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Universitas Brawijaya Malang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Malik Ibrahim Malang, Institut PTIQ dan Institut Ilmu Al'Qur'an Jakarta, Universitas Hasanuddin Makassar, UN Makassar, UIN Alauddin Makassar.
Come on, join with us.

Monday, April 6, 2015

Kabar Alumni (II): Muda Berbudaya, Bertalenta, dan Visioner

Namanya Faturachaman Alputra Sudirman. Dia Pemuda yang terbilang muda, energik, cerdas, visioner dan mempunyai banyak talenta (sebut saja nyanyi, tari tilawah :-)). Tulisannya beberapa dimuat di Kompas, Kendari Pos dll. Anak muda ini adalah Lulusan Pasca Sarjana Hubungan Internasional UGM. Enam tahun yang lalu (tepatnya tahun 2007) dia berada di depan pintu gerbang Pondok Pesantren Al Mawaddah warrahamah, tiada lain dan tiada bukan untuk ditempa jiwa, raga dan akalnya untuk menjadi pemuda yang berguna bagi nusa dan bangsa. Admin punya kesempatan berharga untuk biasa berdiskusi ama beliau selama 2 tahun di jogja banyak sekali diskusi terarah dan bermutu. Sesi ini, admin ingin beberkan beberapa diskusi seputar beliau

Admin: Kanda Fatur, dimana ki lahir?

>Kendari 14 januari 1992..... (muda banget kan???)

Admin: Kemarin saya dapat info, anda sebagi utusan indonesia untuk pertukaran budaya selama 3 bulan di negara sakura, Nippon Jepang? Apa betul?

>Iya tepat sekali,, nama program tersebut ialah SSEAYP ( Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program) sebenarnya program ini tidak hanya dilaksanakan di Jepang tapi
juga dilaksanakan di Brunei Darussalam, Cambodia, Myanmar, dan Indonesia dengan durasi program selama 51 hari. promosi budaya hanya salah satu aspek kegiatan saja. aktivitas yang lain seperti Institutional Visit, Courtesy call, Interaction with local youth, Discussion Group, National day presentation, Voluntary activity, club activity, dan Home stay. namun yang tak kalah penting ialah output dari program ini yaitu memberikan konstribusi terhadap masyarakat
melalui kegiatan sosial pemberdayaan atau kami sebut PPA (post program activity)


Admin: Ada hal yang menarik tentang perbedaan ataupun kesamaan budaya kita dengan bangsa jepang?

>Kalau kesamaan kita sama-sama respect dengan orang tua, selain itu mereka juga ramah. beberapa perbedaan seperti budaya keteraturan mereka, tanggung jawab,displin, adil, etos kerja.

Admin: Sebgai duta budaya di dunia internasional, kira2 menurut anda budaya bumi mekongga harus dilestarikan??

>Saya rasa tidak hanya budaya bumi mekongga yang mesti dilestarikan tapi seluruh aset budaya indonesia perlu dilestariakn baik tangible maupun intangible seperti kesenian, pariwisata, kearifan lokal, dll. Karena menurut saya itulah salah satu keunggulan indonesia yang kaya  akan keberagaman budayanya.

Admin: Bagaimana tanggapan anda terhadap budaya kita yan berbau mistik?

>Budaya yang berbau mistik saya kira itulah salah satu keunikan dan kelebihan bahkan menjadi aset yang tak ternilai yang dimiliki bangsa kita, dan hal itu justru menarik bagi masyarakat diluar negeri seperti kegiatan ritual adat di tanah Toraja yang sakral yaitu Ma’nene. ritual tersebut untuk mengenang leluhur, saudara dan handai taulan yang sudah meninggal. ritual tersebut justru menarik bagi wisatawan internasional bahkan domestik untuk datang kesana, hal inipun secara tidak langsung memberikan konstribusi bagi pemasukan pariwisata di suatu daerah

Admin: Saya dapat info, skrng anda membawakan mata kuliah di Uniersitas Muhammadiyyah Malang, mata kuliah yang diajarkan apa ?

> Saya ngajar politik luar negeri indonesia

Admin: Jikalau ada hubungan, pasti ada hubungan budaya dan HI, apakah anda biasa membicarakan/menghubungkan konsep budaya dengan HI terhadap mahasiswa ta?

>ya, kadang-kadang saya membagi pengalaman saya tersebut dengan mahasiswa dan sekaligus mengaitkan dengan HI. bahwa program pertukaran pemuda tersebut dimana salah misinya
ialah memperomosikan indonesia merupakan salah satu bentuk diplomasi publik dengan menggunakan istrumen budaya yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai indonesia bahkan diharapkan akan tercipta imej positif bagi indonesia yang dapat memperkuat kerjasama internasional dan hubungan people to peopele selain itu diplomasi tersebut dilaksanakan oleh aktor diluar negara seprti individu (non state actor)

Sunday, March 15, 2015

Kabar Pondok (V): Pendaftaran Sekolah Islam Terpadu Al Mawaddah Warrahamah

Nah, udah ada info untuk lanjut studi,, hehehe ini nih asyik, perpaduan kurikulum, sehingga terintegrasi dalam bingkai Sekolah Islam Terpadu. Jam belajar e jam 7.30 (Shalat dhuha di kampus) Sampe 15.30 (Shalat Ashar di kampus), jadi ndag tinggal di Asrama :-) ^-^

Pasti ada yang bertanya, apa saja sarana dan prasarana:
+ Ruang kelas dilengkapi Air conditioner (AC) dan LCD, ini nih yang hampir mirip waktu admin kuliah di kampus, hehehehe.
+ Meja dan Kursi nyaman, ndag seperti waktu admin masih kayu, duh2 bisa pegel tulang belakang, hehehe.
+ Tersedia Wifi, ini nih buat nyari materi, sehingga siswa-siswi didik untuk mandiri dalam belajar dan ndag gaptek, walaupun keberadaan wifi bisa jadi digunakan medsos, hehehe. tapi ndag usah khawatir suasana belajar watchfull dari guru2 disini.
+ Musholla, ini nih yang ngasih kenyamanan, setiap dhuha dan shalat wajib mushallah SIT dipenuhi oleh siswa-siswi.
+ Kantin, ini nih yang bakal ndag bisa terlepas, untuk belajar dibutuhkan ATP (Adenosin Tri Phospat) untuk mendapatkannya harus dari senyawa semisal glukosa, lipid, protein..hahahaha sains banget ya,, intiny, siswa-siswi yang kelaparan bakal susah belajar, nah gunanya kantn disini untuk menu variasi siswa-siswi, dan dijamin, kantinnya super bersih dan nyaman, bu kantinnya juga ramah.
+ Klinik Kesehatan, nah ini  juga nilai plus dari SIT punya klinik kesehatan yang memiliki 1 Dokter Umum, dan 3 Peraawat handal. Jadi bukan hanya, ruangan ksosong disertai tempat tidur seperti waktu ane sekolah SMP dan SMA dulu hahahaha.

Nah, masih ada yang bertanya apa saja nih, kegiatan ekstra kurikulernya:
+ Outer class, istilahnya sih kelas lapangan, disini siswa-siswi akan ditemani, untuk melihat dan mempraktikannya pelajaran yang ada dikelas, misal nih di kelas belajar biologi tentang fermentasi rhizopus (jamur untuk tempe), nah untuk melihat kondisi ril/nyata di lapangan, guru2 nya bakal ngadain tour wisata kecil2 an lah....Gmana? mantep ngak gan?
+ English and arabic Club, klo ini mah wajib men,, komunikasi dengan foreigners (orang asing/luar negeri). Hal ini terlihat, beberapa kunjungan orang asing ke SIT men, sumpah, keren banget dah SIT.
+ Tilawah, wuih,, yang satu ini jangan diabaikan,, Guru Tilawahnya udah pernah ikut MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an) sejenis lomba baca alquran dengan suara merdu, ndag sepeti suara admin yang keset tape recorder pecah hahahaha, selain itu, guru tilawahnya kemarin ngewakilin Kolaka untuk Musabaqah Rebana tingkat Provinsi, ya betul kawan Guru tilawah vokalis lagu islami, pernah dengar Syair Maulid Simtuduhor karangan Habil Al Habsyi, ato Tholaal Badru/Asyraqal badru dalam maulid Barazanji karangan Imam Ja'far Al Barazanji, klo Guru tilawah SIT yang bacain merdu ne bukan main, apalagi klo syair Sholawatun bissalamil Mubin yang biasa dibacakan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Asseqaf. Wuihhhh, jadi disimpulkan selain, Ilmu, Akhlaq, Amal, dan pemantapan Budaya Islam Nusantara terus dikaryakan oleh SIT.

Nah, gmana ?? Berminat...ini nih kontak nya,
Direktur SIT: 081341511662
Ketua Panitia: 085397279779
Staf Administrasi: 085242270948



Sunday, March 8, 2015

Kabar Alumni (I): Alumni Sastrawan Muda


Hasvirah Hasyim Nur, atau biasa dipanggil Ira, sebagian yang lain manggil Vira (lahir di Penanggosi 14 Mei 1994) adalah sastrawan muda berkebangsaan Indonesia (Indonesia jaya, hehehe). tidak kurang 20 judul buku telah ditelorkannya, baik ditulis tunggal ataupun barengan dengan teman-temannya.  Ira sekarang masih berstus Mahasiswa di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Semester VI Jurusan Tafsir Hadis Program Studi Ilmu Hadis Program Khusus. Pada kesempatan yang lalu kami dapat waktu untuk berbicang-bincang santai,

Apakah yang melatar belakangi saudari Ira, untuk menulis novel dan hasil sastra lainnya? apakah dari kehidupan anda sehari-hari yang menarik?

Minat menulis sudah ada sejak Sekolah Dasar, berawal dari kesenangan membaca, Eh, akhirnya terbesit di hati untuk jadi penulis juga. Diawali dari My Diary, kemudian mencoba menulis cerpen dan dipublikasikan di Mading Pesantren saat itu, dan sampai saat ini keinginan itu ada terus, sehingga untuk menyalurkan hobi itu, maka tuisan itu dipublikasikan di Blog. Blog saya : Syahid dipelukan Tuhan (http://hasvirahhasyimnur.blogspot.id).

Ya, sebagian besar tulisan saya yang ada di blog adalah dari pengalaman dan pelajaran hidup sehari-hari, rasanya tidak sah jika ada sesuatu yang berkesan kemudian tidak dituliskan. Adapun tulisan yang ada di buku tergantung dari tema yang diadakan oleh penanggung jawab event. Selain itu, saya juga belajar menulis sastra dari lomba-lomba kepenulisan yang ada di internet?

Oh, iya mbak Ira, judul Buku yang pertama apa ya? kesulitan yang ditemui pada saat First Publication apa saja?

Buku saya yang pertama berjudul Be a dreamer, an admirer, and motivator. 
Kalau kesulitan saat menulisnya, ya pastinya jam terbang (hehehehe, pengalaman maksudnya), bagaimana mengatasi writer block, terkadang kehilangan ide, dan pada akhirnya tersendat juga.

Akhirnya tersendat? Biasanya kalau sudah tahapan ini para penulis mencari inspirasi. Nah, klo mbak ira dapat inspirasi dari mana?

Ya, menghadapi mandek ide itu banyak caranya, kalau bagi saya sendiri, salah satu caranya : banyak merenung, plus kalau mau jujur ide-ide saya banyak diperoleh saat berada di kamar mandi, ini yang mungkin menyebabkan orang malaysia menyebut kamar mandi sebagai "Tempat Perenungan", karena memang banya ide yang muncul pada saat di kamar mandi.

Oh, iya mbak ira ndag pakai nama pena untuk tulisan sastranya?

Pernah sih berfikiran untuk pakai nama Faiyaz Aiman, tetapi sebelumnya pada karya yang sudah terbit dengan nama Hasvirah Hasyim Nur, jadi salah satu seorang teman penulis menengur agar tetap memakai nama asli (Alasanya karena sudah terlanjur).

Mbak Ira kan salah satu mahasiswa hadis, penah ndag terbesit untuk nulis tentang tulisan bergenre Hadis?

Sekarang sudah ada rencana menulis buku non fiksi lagi, rencananya ingin menulis tentang belajar analogi Mu'jam Maqayis Lughah, bukan tentang hadis sih, tetapi ini tentang setiap kata yang ada dalam bahasa arab. Rencananya buku fiksi ini membhasa bagaimana analogi dalam karya fiksi.

Tokoh-tokoh sastra yang mbak ira kagumi, siapa saja?

Semua penulisa saya kagumi, apalagi yang karnyanya banyak menginspirasi seperti Darwis Tere Liye, Habiburahman el Shirazy, Andre Hirata, Asma Nadia, S. Gegge Mappangngewa, dan banyak yang lain. Mereka semua layak dikagumi, karena telah menginspirasi saya sebagai penulis pemula.


Wuih, terima kasih banyak loh mbak Ira, udah luangin waktu untuk bercengkrama, semoga apa yang dicita-citakan dapat digapai, dan bagi sapa saja pembaca buku mbak ira, semoga dapat mengambil manfaat.

Ini, beberapa judul buku yang telah ditelorkan oleh mbak Ira, Check ya:

























Wednesday, March 4, 2015

Kabar Pondok (IV): Dibuka Pendaftaran STAI AL Mawaddah Warrahamah

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) AL MAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA 
MENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2015/2016
Adapun jurusan yang ditawarkan yaitu :
1. JURUSAN PENDIDIKAN & KEGURUAN
PROGRAM STUDI :
S1 PENDIDIKAN GURU AGAMA ISLAM
S1 MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM
2. JURUSAN EKONOMI & BISNIS SYARIAH
PROGRAM STUDI :
S1 EKONOMI SYARIAH
S1 PERBANKAN SYARIAH
3. JURUSAN SYARIAH & STUDI KEAGAMAAN
PROGRAM STUDI :
S1 HUKUM KELAUARGA
S1 ILMU Al QUR’AN & TAFSIR 



Kabar Pondok (III): Rutinitas setiap Senin, Upacara Bendera, Mengenang/Mendoakan Pejuang NKRI

Bismillah Wal hamdulillah
Kami Cinta Tanah air Indonesia, karena kami lahir, makan, dan berpijak disini.
Nevertheless, I Love Indonesia.
Negara Kesatuan Republik Indonesia HARGA MATI!

Rasulullah Saw. bersabda: “Hubbul wathan minal iman” (Cinta tanah air itu bagian dari iman). Cinta adalah sumber dari rasa tanah air adalah sumber dari materi. Iman adalah sumber dari semua agama. Hadits di atas termaktub setidaknya di 6 kitab, yaitu:
1)    Dalil al-Falihin Syarh Riyadh ash-Shalihin jilid 1 halaman 26.
2)    Ad-Durar al-Muntasyirah hadits nomor 189.
3)    Al-Maqashid al-Hasanah hadits nomor 391.
4)    Kasyf al-Khafa hadits nomor 2011.
5)    Al-Asrar al-Marfu’ah hadits nomor 168.
6)    Tadzkirat al-Maudhu’ah jilid 2 halaman 128.

Dalam QS. al-Baqarah ayat 126, Allah Swt. berfirman:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim As. berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rizki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian.”

Nabi Ibrahim As. berdoa agar tanah airnya: a) Menjadi negeri yang aman sentosa, b) Penduduknya dilimpahi rizki, c) Penduduknya iman kepada Allah dan hari akhir.

Dalam ayat yang lain yang serupa dengan ayat di atas ada di QS. Ibrahim ayat 35:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الأصْنَامَ

“Dan (ingatlah), ketika Ibrahim As. berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman. Dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala-berhala.”

Ini menunjukkan Nabi Ibrahim As. adalah seseorang yang begitu mendalam mencintai tanah airnya. Kemudian di dalam QS. an-Nahl ayat 123 kita diperintah mengikuti millah (jejak) NabiI brahim As.:

ثُمَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad Saw.): “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif.” Dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.”

Salah satu dari millah Nabi Ibrahim As. adalah mencintai tanah air. Mengapa harus mencintai tanah air? Dalam kitab Jami’ ash-Shaghir jilid 1 bab huruf Ta’ halaman 222, Rasulullah Saw. bersabda: “Jagalah dirimu dari bumi, maka sesungguhnya bumi itu adalah ibumu.”

Adalah perintah untuk menjaga diri sendiri dan ibu pertiwi (tanah air) dari tindakan-tindakan negatif dari diri sendiri maupun tindakan orang luar.

Al-Hafidz Ibn Hajar dalam Fath al-Bari juz 3 halaman 261, ketika mensyarahi hadits Imam Bukhari dari sahabat Anas Ra.:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ فَأَبْصَرَ دَرَجَاتِ الْمَدِينَةِ أَوْضَعَ نَاقَتَهُ وَإِنْ كَانَتْ دَابَّةً حَرَّكَهَا

“Adalah Rasulullah Saw. jika pulang dari bepergian dan melihat dataran tinggi kota Madinah mempercepat jalan untanya dan bila menunggang hewan lain beliau memacunya.”

Al-Hafidz Ibn Hajar berkata:

وفي الحديث دلالة على فضل المدينة ، وعلى مشروعية حب الوطن والحنين إليه

“Dalam hadits tersebut menunjukkan tentang keutamaanya kota Madinah, dan disyariatkannya cinta tanah air dan rindu kepadanya.”

Dalam QS. ar-Rum ayat 41, Allah Swt. berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Di dalam kitab tafsir ar-Ruh al-Bayan, diriwayatkan ketika turun surat al-Qashash ayat 85:

إِنَّ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لَرَادُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ

Saat itu Nabi Saw. dilanda rasa rindu yang sangat kepada kota Makkah, karena memang Makkah adalah kota kelahiran dan tempat tinggal beiau, negeri datuk-datuk dan kerabat-kerabat beliau serta kota datuk utama beliau yaitu Sayyidina Ibrahim As. Sehingga ayat tersebut merupakan satu kabar gembira dari Allah Swt. kepada Rasulullah Saw. dan suatu hal yang benar-benar akan direalisasikan oleh Allah Swt.

Sehingga seakan-akan Allah Swt. mengatakan: “Jangan kamu mengira wahai Muhammad bahwa nasibmu itu sama dengan ayah kamu Ibrahim yang hijrah dari Negerinya Haran satu negeri kafir menuju kota suci dan tidak akan pernah kembali lagi ke Haran. Jangan pula kamu mengira bahwa keadaanmu sama dengan ayah kamu Ismail yang hijrah dari negeri yang suci menuju negeri yang lebih suci.”

Kemudian penulis kitab tafsir ar-Ruh al-Bayan ini melanjutkan:

و في تفسير الاية اشارة ان حب الوطن من الايمان

“Dan dalam pengertian, kesimpulam serta tafsir dari ayat ini menunjukkan bahwa cinta terhadap negeri adalah sebagian dari iman.”

Hadits memang maudhu’ tapi maknanya shahih. Tapi bagaimana para salaf kita selalu mendengungkan ungkapan-ungkapan itu. Artinya kalau ditolak serta merta juga tidak bisa karena secara makna juga tepat. Oleh karena itu dalam kesimpulan selain menyebutkan derajatnya dalam kacamata musthalah hadits juga harus ditampilkan bahwa secara makna shahih.

Maka seprti redaksi dalam kitab Asna al-Mathalib setelah menyebutkan derajat hadistnya beliau juga menampilkan redaksi “tetapi maknanya shahih” supya sampai dalam kesimpulan jangan sampai ditolak serta merta.

Jadi seperti Hadhratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari nampak sering berrbicara dengan ungkapan “Hubbul wathan minal iman”. Bukan berarti beliau berdalil dan mengatakan bahwa itu adalah hadits. Akan tetapi beliau mengajak rakyat untuk mencintai negeri ini. Beliau menggunakan motto itu karena benar adanya secara makna.

Seperti halnya kedudukan motto-motto yang lain seperti hadits-hadits maudhu’ yang lain tapi maknanya shahih seperti “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahad”, walaupun maudhu’ tapi maknanya benar bahwa jika menuntut ilmu itu tak akan pernah terikat dengan waktu, usia dan keadaan. Bukan berarti jika itu hadits dhaif kita dilarang untuk menyebutkannya seperti yang didengung-dengungkan saudara-saudara kita dari aliran Salafi-Wahabi.

Kemudian dalam kitab Dalil al-Falihin Syarh Riyadh ash-Shalihin jilid 1 halaman 27 disebutkan: “Maka semestinya bagi orang yang sempurna imannya hendak membuat kemakmuran akan tanah airnya dengan amal shaleh.”

Yang dimaksudkan dengan cinta tanah air itu adalah memakmurkan tanah airnya, memakmurkan dengan amal-amal shaleh atau amal-amal yang baik. Sedangkan tanah air manusia itu ada dua macam: 1) Tanah air jasmani, yaitu bumi tempat kita lahir dan berpijak, dan 2) Tanah air ruhani, yaitu tanah air akhirat, tempat dimana ruh kita berasal dan akan kembali nantinya.

Kedua tanah air kita ini harus dimakmurkan, baik tanah air ruhani maupun jasmani. Dimakmurkan dengan perbuatan-perbuatan baik. Sehingga nantinya kita bisa menuai buahnya:

رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلاَحِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


 Sumber MMN: http://www.muslimedianews.com/2014/03/dalil-cinta-tanah-air-sebagian-dari-iman.html#ixzz3TQY7NTB7


Tampak Depan Kampus I Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah

Annyeonghaseyo :-) ^^
Jal Jinesseyo?




Kabar Pondok (II): Web Resmi Sekolah Islam Terpada Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Scriptshoot Web Sekolah Islam Terpadu Al Mawaddah Warrahmah


Sekolah Islam Terpadu (S.I.T) Al Mawar Kolaka, Islamic Integrated School Al Mawar akhirnya mengumumkan website resminya http://www.sit-almawar.sch.id/ kepada publik setelah diresmikan secara simbolis oleh Ketua Yayasan Ponpes Al Mawaddah Warrahmah Kolaka; Dr.KH. M. Zakariah,M.A., (sabtu, 22 November 2014) di gedung S.I.T Al Mawar Kolaka. Pembuatan website ini guna menjawab tantangan dunia pendidikan di era modern ini. Pemanfaatan media internet dan tekhnologi berbasis sofware ini diharapkan mampu mendukung visi-misi S.I.T dan tentunya ikut mendorong percepatan peningkatan mutu tenaga pendidikan, peserta didik dan materi pendidikan itu sendiri.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ponpes Almawaddah Warrahmah Kolaka menyampaikan rasa syukur dana apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap civitas akademika Sekolah Islam Terpadu (S.I.T) Al Mawar Kolaka atas inovasi dan inisiasinya dalam mengembangkan potensi akademik yang dimiliki oleh masing-masing komponen sekolah sehingga ikut meningkatkan kualitas pendidikan secara khusus di tingkat S.I.T dan Yayasan secara umum.
Pembuatan website ini sangat penting bagi sekolah karena mampu memfasilitasi segenap guru dan siswa dalam belajar dan membantu dalam pengelolaan sekolah secara terbuka dan juga dapat diakses oleh pihak-pihak manapun yang berkeinginan memperoleh informasi secara terperinci tentang lembaga dan kegiatan pendidikan yang berlangsung di dalamnya. Didampingi oleh Kepala LPMP Yasasan PPAW; Drs. Arifuddin, M.Pd, dan Direktur S.I.T.; Dr. Ahmad Tanaka, M.Pd., Pimpinan Yayasan PPAW menarik pita dan memperlihatkan tampilan beranda website S.I.T. kepada segenap Kepala sekolah, guru, tenaga pendidikan dan tamu undangan dan diikuti tepuk tangan yang meriah dan harapan semoga kegiatan ini menandai era kebangkitan sekolah islam modern ditanah air dan menjadi semangat baru bagi seluruh komponen Yayasan Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahamah Kolaka untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing jenjang sekolah. Amin
Sumber: http://www.sit-almawar.sch.id/2014/11/launching-website-resmi-sit.html